Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2014

Rasisme di Korea Selatan

Gambar
Perlu anda sekalian ketahui, sebagian besar warga Korea Selatan memiliki sifat "superbangga  dengan Korea". Tentu saja sama seperti orangThailandbangga dengan Thailand, orangPerancisbangga dengan Perancis, orang Indonesia bangga dengan Indonesia,dll. TapidiKorea, kebanggaan terhadap bangsa dan negaranya bukan hanyasoal nasionalisme. Orang Korea, sebagai suatu masyarakat, itu adalahsaranakelangsungan pencarian jati diri kebangsaan (entitas) mereka. 

Korea Selatan, salah satu negara dengan komposisi entis penduduknya yang paling homogen di dunia. Bangsa Korea adalah nomor satu di Korea (sudah selayaknya). Negara ini pernah mengalami masa-masa pahit selama era negara terutup akibat trauma dengan ekspansi Mongol dan Cina, penderitaan semasa imperialisme Jepang, ketika dikhianati oleh Cina (yang merupakan "teman seperjuangan" mereka) semasa Perang Korea, dan sebagainya, membuat negara ini semakin "sensitif" dengan keberadaan "si asing".
 ,
. Secara hist…

Sejarah Negeri: Sumatera Timur (2)

Gambar
Kesultanan Asahan juga merupakan salah satu monarki Melayu yang makmur akibat perkebunan karetnya. Di Sumatera Timur, wilayah Asahan dan jajahannya adalah yang terluas di antara monarki lainnya (Langkat, Deli, dan Serdang).
Ironisnya, di kesultanan inilah, keruntuhan kejayaan Melayu Sumatera Timur berawal. Hampir setahun setelah Proklamasi Kemerdekaan, di Tanjung Balai, 3 Maret 1946, sejak pagi ribuan massa dari Laskar Rakyat (republikan ekstremis yang berisi para orang-orang komunis) telah berkumpul karena mendengar bahwa Belanda akan mendarat di Tanjung Balai. Namun kerumunan itu berubah haluan mengepung Istana Indra Sakti. Awalnya gerakan massa ini dihadang Tentara Republik Indonesia namun karena jumlahnya sedikit, massa berhasil menyerbu istana sultan. Besoknya, hampir semua bangsawan Melayu pria ditangkap dan dibunuh oleh Laskar Rakyat.

Sejarah Negeri: Sumatera Timur (1)

Gambar
Sumatera Timur. Nama daerah yang terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia di luar Pulau Sumatera. Terutama bagi para generasi baru. 
Di masa jayanya dulu, daerah ini adalah salah satu simbol makmurnya Bumi Nusantara. Daerah yang sangat maju dan ramai aktivitas perdagangannya, kaya akan sumber alam, tak heran Sumatera Timur juga disebut sebagai Bumi Bertuah. Disini pula, lahir para pujangga-pujangga Melayu yang mumpuni, para ulama terkenal, raja-raja bijaksana, dan para patriot dan negarawan yang turut serta dalam menopang, mendukung, dan mendirikan Republik Indonesia.